Tampilkan postingan dengan label ANIMAL PHYSIOLOGY. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ANIMAL PHYSIOLOGY. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Januari 2010

KUNCI JAWABAN UAS PRAKTIKUM FISIOLOGI HEWAN 2010

Kunci soal uas praktikum fisiologi hewan Jurusan Biologi
Dosen Pengasuh : Putra Santoso, M.Si
1.a.Metode yang menggunakan teknik penimbangan (pengukuran parameter berat) untuk menghitung nilai efisiensi metabolisme
1.b. Ef = (BPk-Bf / BPk) x 100% = (100-10)/100 x 100% = 90%

2.a.Mencit yang diberi pakan ternak
2.b.Karena pada pakan ternak terdapat nutrisi-nutrisi yang lebih lengkap dan kadar yang tinggi daripada beras

3.Penimbangan berat mencit awal percobaan ---- perlakuan dengan memberi pakan berbeda (A beras, B pakan ternak) ---- penimbangan rutin tiap 2 hari sekali (berat badan mencit, berat pakan tersisa, berat feses) – analisis data

4.a.Tanah kebun, tanah kandang, tanah pasir, tanah merah
4.b.Tanah pasir

5.a.Berat total cacing pada awal dan akhir percobaan, persentase individu survival, temperatur tanah
5.b.Indikatornya adalah pertambahan berat badan cacing dan tingginya persentase survival

6.a. C6H12O6 + 6O2 ---- 6CO2 + 6H2O
6.b.Prinsip kerjanya : mengukur laju respirasi melalui parameter jumlah oksigen yang terpakai per satuan waktu tertentu yang terbaca dari skala manometer respirometer

7.a.Laju respirasinya : 10 ml/10 gram/ 2 menit = 0.5 ml/g/menit
7.b.Untuk mengikat CO2 yang dihasilkan oleh hewan dari proses respirasi

8.a. Respirometer
8.b. di Sisi B
8.c. Untuk suhu 70oC : diletakkan air panas pada beaker glass dan diukur suhunya hingga tepat 70oC; untuk suhu 0oC diisikan es dalam beaker glass dan diukur suhunya tepat 0oC.
d.Eosin berfungsi sebagai indikator pergeseran skala pada manometer

9. Karena jumlah CO2 yang dihasilkan dari proses respirasi terlalu tinggi sehingga tidak semuanya dapat segera diikat oleh KOH

10.a.Indikatornya : terjadi pergeseran skala manometer yang ditunjukkan oleh eosin yang bergerak ke arah tabung yang berisi hewan
10.b.CO2 + 2KOH ---- K2CO3 + H2O

11.a.120/80 mmHg : 120 menunjukkan tekanan sebesar 120 mmHg terhadap arteri (sistole) sedangkan 80 menunjukkan besarnya tekanan saat jantung berelaksasi diantara pemompahan (diastole)
11.b.Prinsip kerjanya : mengukur dan menganalisis pola perubahan tekanan darah dengan menggunakan spignomanometer terhadap individu yang melakukan berbagai aktivitas yang berbeda pada waktu tertentu

12.a.Semakin tinggi intensitas aktivitas maka frekuensi denyut nadi akan semakin meningkat
12.b.Karena wanita memiliki komposisi darah yang lebih rendah daripada pria dan massa otot yang lebih rendah daripada pria, adanya efek fluktuasi hormonal pada wanita yang berpengaruh terhadap darah

13.Penyediaan sampel kecebong --- inaktivasi kecebong dengan es ----- observasi aliran darah dan arahnya dengan mikroskop ---- pendeskripsian jenis pembuluh darah dari hasil observasi mikroskopis

14.a.Berdasarkan arah aliran darahnya, menuju ke bagian tepi ekor (arteriol), kembali ke arah tubuh (vena)
14.b.Karena memiliki bagian tepi ekor yang transparan dan kaya pembuluh darah yang mudah diamati dengan mikroskop

15.a. Spignomanometer digital
15.b. Pasang manset pada lengan sedemikian rupa ---- aktifkan alat ------ baca tekanan darah pada monitor



16.a. Larutan yang memiliki konsentrasi ion-ion (garam) sama atau hampir sama dengan cairan dalam sel atau cairan tubuh
16.b. Larutan NaCl 0.9%, larutan ringer

17.Gambar eritrosit pada :
Kaca Objek A (0.3% NaCl) : gambar sel membesar, lebih bulat dan kencang
Kaca Objek C (0.9% NaCl) : gambar sel normal
Kaca Objek E (2% NaCl) : gambar sel mengkerut atau krenasi

18.a.Untuk mewarnai nukleus dan membran eritrosit
18.b. Metilen blue, hematoksilin, acetoorcein (pilih dua saja dari pewarna!!!)

19.Eritrosit sebagian besar hewan mamalia tidak bernukleus karena merupakan mekanisme modifikasi agar tersedia cukup ruang untuk hemoglobin dalam eritrosit tersebut walau ukuran eritrosit kecil

20.a. Bedanya: hemolisis osmotik terjadi karena ketidakseimbangan konsentrasi di dalam dan di luar sel, sedangkan hemolisis kimia terjadi karena larutnya membran sel
20.b. senyawa-senyawa tersebut melarutkan lipid penyusun membran eritrosit sehingga terhemolisis

21.a. Fungsi zat : A menghitung jumlah eritrosit, B menghitung leukosit, C antikoagulan
b. Dalam zat A ada HgCl2 yang melisis leukosit sehingga hanya ada eritrosit; dalam zat B ada asam asetat yang melisis eritrosit sehingga hanya ada leukosit

22.a. A berfungsi sebagai tabung sampel darah (tabung hematokrit), B sebagai sumbat tabung
22.b. Sampel darah segar dimasukkan ke dalam tabung hematokrit-----sentrifugasi 10.000 rpm 5 menit ----- pembacaan skala hematokrit ----- interpretasi data

23.a.A: hemositometer, B : Tally counter
23.b.hemositometer berfungsi sebagai tempat menghitung jumlah sel darah, tally counter sebagai pencatat jumlah sel darah yang terhitung

24.a.Hemometer sahli
24.b.Hemoglobin dirubah menjadi acid hematin dan akan memiliki intensitas warna tertentu yang cocok dengan warna standar pada tabung sahli sehingga dapat dibaca kadar Hb pada tabung secara langsung

25.a.A adalah pipet sahli, B adalah pipet thoma eritrosit, C adalah pipet thoma leukosit
25.b. A : untuk mengambil sampel darah sebanyak 20 mikroliter untuk kebutuhan penentuan kadar Hb, B untuk mengambil sampel darah dan pengencer hayem pada penentuan kuantitas eritrosit, C untuk mengambil sampel darah dan pengencer turk pada penentuan kuantitas leukosit

26.a. SDM = (Ne x p) : 0.02----- (600 x 200) : 0.02 = 6 x 106 sel/mm3 atau 6 juta sel/mm3
26.b. SDP = (Nl x p) : 0.4 -------- 20.000 = (Nl x 20) : 0.4 ------ Nl = 400

27.Gambar sketsa kotak-kotak dalam kamar hitung :











28.(a) di membran eritrosit, (b) n-asetil glukosamin, (c) galaktosa, (d) di plasma darah

29.a. Berbeda, dengan ekstrak pulmo darah lebih cepat membeku daripada ekstrak hepar
29.b. Karena di dalam pulmo terdapat banyak tromboplastin (faktor pembekuan darah) sedangkan dalam hepar terdapat heparin (anti beku darah)

30. Interaksi dengan permukaan, temperatur, keberadaan larutan hemostatik

31. Mungkin punya golongan darah juga karena masing-masing vertebrata juga punya eritrosit yang dilengkapi oleh reseptor spesifik sebagai antigen pada permukaan eritrositnya tersebut

32.a. Karena jari manis kiri jarang digunakan secara aktif dalam berbagai aktivitas sehingga jika terluka karena ditusuk maka tidak akan beresiko infeksi dan gangguan kenyamanan yang signifikan
32.b. Ujung jari yang bersih diolesi beberapa kali dengan kapas yang dibasahi alkohol 70% lalu ditusuk dengan jarum steril

33.a.Prinsipnya : mengukur kadar glukosa berdasarkan intensitas warna yang dihasilkannya sebagai reaksi dengan ion Cu2+ dalam reagen benedict
33.b. Ion Cu2+ dari senyawa CuSO4. Reaksinya : Cu2+(l) + Glukosa (l) -------- CuO (s)

34.a.Urine yang dikoleksi saat ekskresi 1.5-3 jam setelah makan
34.b. Karena kadar glukosa dalam urinenya merepresentasikan kadar glukosa darah yang ada dalam tubuh ketika terjadi lonjakan signifikan

35. Nama Kelompok dan nama anggota kelompok praktikum + Bp

36. Pada penderita diabetes melitus, glukosa dalam darah tidak dapat dirubah menjadi glikogen karena gagal bekerjanya hormon insulin pankreas sehingga kadar glukosa darah tetap tinggi dan akan diminimalisir melalui ekskresi di ginjal sebanyak-banyaknya sehingga glukosa urine menjadi tinggi daripada kadar normal

37.a.Karena mungkin sedang menjalani terapi hormonal (ex. injeksi insulin) atau ketika dalam kondisi lapar
37.b.Gagal bekerjanya hormon ADH (vasopresin) sehingga reabsorbsi air di tubulus ginjal sangat minim

38.Koleksi sampel urine ---- sentrifugasi ----- pengambilan suspensi ------- observasi sedimen di mikroskop ---- pencatatan dan interpretasi sedimen

39.a. Karena keberadaan glukosa yang banyak mungkin akan menimbulkan berbagai macam reaksi dengan senyawa lain di ginjal yang akan membentuk produk kristal
39.b. Mungkin jika wanita tersebut baru melakukan coitus pada waktu yang tidak terlalu lama dengan waktu pengambilan sampel urinenya.

40. Terjadi kerusakan struktural di dalam ginjal (mungkin terluka atau robeknya jaringan ginjal)

41. Poechilus sp. karena spesies tersebut lebih tinggi daya toleransinya terhadap perubahan kadar garam

42.a.Persentase survival dihitung dengan membagi antara jumlah individu yang hidup setelah diperlakukan dengan kadar garam tertentu dengan jumlah seluruh sampel dalam perlakuan yang sama kemudian dikalikan dengan 100% (atau jawabannya berupa rumusrumus saja!!!!!)
42.b.Pergerakan, tingkat kekeruhan air,

43.a.Sekret lendir keluar sebagai efek pecahnya sel-sel akibat gangguan osmotik yang ekstrim
43.b.Karena konsentrasi garam yang tinggi menyebabkan stress pada hewan tersebut yang akan memicu percepatan laju respirasi

No.44 nama asisten lengkap + komentar, No.45 nama dosen praktikum + komentar

Soal Praktikum Fisiologi Hewan (sistem Gong)

UJIAN PRAKTIKUM SISTEM GONG : WAKTU 1.5 MENIT PER SOAL....PESERTA UJIAN ROLLING SESUAI URUTAN POSISI...UJIAN START JAM 9.00 PAGI DI LAB FISIOLOGI HEWAN

1.a.Apa yang dimaksud dengan metode gravimetri dalam praktikum efisiensi metabolisme hewan?
1.b.Jika berat pakan awal mencit 200 gram dan setelah diamati 2 hari kemudian berat pakannya hanya tinggal 100 gram dan berat fesesnya 10 gram, berapa nilai efisiensi metabolismenya?

2.a.Manakah yang lebih tinggi efisiensi metabolismenya antara mencit yang diberi pakan beras dengan pakan ternak?
2.b.Kemukakan alasan mengapa hasilnya demikian!

3.Buatlah skema kerja penghitungan efisiensi metabolisme mencit!

4.a.Tuliskan jenis-jenis tanah yang digunakan sebagai perlakuan medium pemeliharaan cacing dalam praktikum efisiensi metabolisme!
4.b. Pada tanah mana yang memperlihatkan hasil terendah nilai efisiensinya?

5.a.Apa saja parameter yang diukur dalam praktikum efisiensi metabolisme cacing?
5.b. Apa indikator jika efisiensi metabolisme cacing mengalami peningkatan?

6.a.Tuliskan persamaan reaksi respirasi pada hewan!
6.b.Apa prinsip kerja dari praktikum penghitungan laju respirasi hewan?

7.a.Jika seekor cicak diukur laju respirasinya pada suhu ruangan ternyata akan terlihat pergeseran skala manometer dari 6 menjadi 16 setelah dibiarkan selama 2 menit. Jika berat cicak adalah 10 gram, berapa laju respirasinya dalam satuan ml/g/menit?
7.b.Apa fungsi KOH 4% dalam praktikum respirasi?

8.Perhatikan alat praktikum didepan saudara!
a. Apa nama alat tersebut?
b. Di sisi mana diletakkan hewan percobaan? (A atau B)
c.Bagaimana memperlakukan agar sistem berada pada suhu 70oC dan pada suhu 0oC?
d.Apa fungsi eosin pada alat ini?



9.Mengapa sering kali pada awal perlakuan dengan suhu panas dalam praktikum laju respirasi, skala manometer justru terdorong ke arah yang berlawanan dari arah yang seharusnya?



10.a.Apa indikator bahwa oksigen telah berkurang karena dipakai oleh hewan percobaan dalam praktikum respirasi?
10.b.Tuliskan persamaan reaksi yang terjadi dalam tabung alat pengukur respirasi antara CO2 dengan KOH!


11.a.Apa yang dimaksud dengan tekanan darah 120/80 mmHg?
11.b.Tuliskan prinsip kerja praktikum tekanan darah pada berbagai aktivitas!



12.a.Bagaimana hubungan antara denyut nadi dengan aktivitas?
12.b.Mengapa tekanan darah antara pria dan wanita berbeda?




13.Tuliskan skema kerja praktikum pengamatan aliran darah pada kecebong!


14.a.Bagiamana cara menentukan jenis pembuluh darah pada kecebong dibawah mikroskop?
14.b.Mengapa kecebong dianggap sebagai objek yang representatif dalam mengamati aliran darah?
15.a.Apa nama alat tersebut?
15.b.Tuliskan prosedur pemakaian alat ini !



16.a.Apa yang dimaksud dengan larutan garam fisiologis?
16.b.Apa saja contohnya ? (Min.2)



17.Perhatikan kaca objek berlabel berikut sesuai konsentrasi NaClnya. Jika seandainya eritrosit Rana sp. diletakkan pada masing-masing kaca objek dan kemudian ditetesi NaCl sesuai konsentrasi pada label, gambarkan kondisi eritrosit yang akan terlihat pada :
Kaca Objek A
Kaca Objek C
Kaca Objek E



18.a.Apa fungsi zat berikut dalam praktikum tentang struktur sel eritrosit?
18.b.Jika zat tersebut tidak tersedia, apa saja penggantinya yang cocok ? (min 2)



19.Eritrosit sebagian besar hewan mamalia berbeda dengan vertebrata lainnya. Apa perbedaannya dan mengapa demikian?



20.a. Apa beda antara hemolisis osmotik dengan hemolisis kimia?
20.b. Bagaimana mekanisme kerja kloroform, formalin, dan eter sehingga dapat menyebabkan hemolisis eritrosit?



21.Perhatikan zat-zat berikut ini yang digunakan dalam praktikum nilai darah!
a. Apa fungsi larutan A, B, dan C?
b. Substansi apa yang penting dalam zat A dan Zat B dan bagaimana mekanisme kerja dari zat tersebut terhadap darah?



22.a. Apa fungsi alat-alat tersebut?
22.b.Tuliskan prosedur penggunaan alat tersebut sehingga dapat menentukan nilai darah!


23.a.Apa nama alat yang berlabel A dan B?
23.b.Apa fungsi masing-masingnya?


24.a.Apa nama alat tersebut?
24.b.Tuliskan prinsip kerjanya!


25.a.Apa nama alat yang berlabel A, B, dan C?
25.b.Apa fungsinya?


26.a. Jika dalam praktikum penghitungan nilai eritrosit tercatat pada alat penghitung sebanyak 600, maka dengan menggunakan rumus perhitungan eritrosit, berapa jumlahnya per mm3?
26.b. Jika terhitung leukosit sebenarnya berdasarkan rumus sebanyak 20.000 per mm3, berapa jumlah leukosit yang tercatat pada alat pencatat yang digunakan untuk menghitung langsung di mikroskop?


27.Buatlah sketsa kotak-kotak dalam hemositometer yang digunakan dalam praktikum nilai darah yang terlihat di bawah mikroskop! Tentukan dengan memberi tanda pada kotak mana saja dihitung eritrosit dan leukositnya!


28.Sebenarnya prinsip penggolongan darah sistem ABO didasarkan kepada keberadaan antigen spesifik yang terletak di (a)…………………… dimana orang yang bergolongan darah AB akan memiliki gugus antigen spesifik yang melekat pada gugus utamanya yaitu gugus (b) …..……… dan gugus (c) ………Sedangkan antibodinya terletak di (d)……………


29.a. Apakah akan berbeda kecepatan pembekuan darah jika diperlakukan dengan ekstrak hepar dan ekstrak pulmo?
29.b. Mengapa demikian?


30. Ada tiga faktor utama yang mempengaruhi kecepatan koagulasi darah yaitu………….


31.Apakah vertebrata lainnya juga berkemungkinan memiliki sistem penggolongan darah? Jelaskan alasannya secara ringkas!



32.a.Mengapa pada pengambilan sampel darah untuk penentuan golongan darah sebaiknya digunakan ujung jari manis sebelah kiri?
32.b.Bagaimana cara pengambilan sampel darah tersebut yang aseptis?



33.a.Apa prinsip kerja penentuan kadar glukosa urine secara semikuantitatif?
33.b.Apa substansi terpenting dalam larutan di dalam botol A dan bagiamana reaksi sederhananya dengan glukosa urine sehingga menghasilkan perubahan warna?



34.a.Apa yang dimaksud dengan urine postprandial?
35.a.Mengapa urine postprandial dikatakan representatif untuk menganalisis kadar glukosanya?


36. Jelaskan secara ringkas mengapa urine penderita diabetes melitus memiliki kadar glukosa yang lebih tinggi daripada urine normal?


37.a.Mengapa terkadang ketika dicek kadar glukosa urinenya, seorang penderita diabetes melitus memperlihatkan kadar yang normal?
37.b.Apa penyebab diabetes insipidus?
38.Tuliskan tahap-tahap penting dalam prosedur analisis sedimen urine/



39.a. Mengapa terkadang dalam urine penderita diabetes melitus ditemukan banyak sekali sedimen kristal?
39.b. Mungkinkah dalam urine seorang wanita ditemukan spermatozoa?jelaskan


40.Apa yang dapat anda tafsirkan jika dalam sedimen urine seseorang ditemukan banyak sekali eritrosit?


41.Berdasarkan hasil praktikum toleransi hewan terhadap salinitas, manakah yang lebih cocok disebut sebagai kelompok hewan stenohalin : Planaria atau ikan Poechilus sp.? Mengapa?


42.a.Bagaimana cara menghitung persentase survival individu pada praktikum toleransi hewan terhadap salinitas?
42.b.Apa saja parameter semikuantitatif yang diamati dalam pratikum toleransi hewan terhadap salinitas/


43.a.Apa penyebab meningkatnya sekret lendir pada hewan percobaan yang diletakkan dalam air dengan konsentrasi garam tinggi pada praktikum toleransi hewan terhadap salinitas?
43.b.Mengapa frekuensi gerakan overkulum ikan meningkat seiring meningkatnya kadar garam yang diperlakukan?


44.a.Tuliskan nama-nama asisten yang terlibat dalam praktikum fisiologi hewan!
44.b.Tuliskan komentar anda tentang asisten-asisten tersebut!


45.a.Tuliskan nama-nama dosen yang terlibat dalam praktikum fisiologi hewan!
45.b.Tuliskan komentar anda tentang dosen-dosen tersebut!